Translate :
 
 
 
 
 
 
 

ANCIENT DISASTERS
" MUSIBAH MUSIBAH YANG TERJADI DI DUNIA "

 

Bencana alam merupakan kejadian bencana yang mengerikan yang terjadi di alam semesta dan disebabkan oleh alam itu sendiri. Gempa bumi, Tsunami, Tornado, Banjir adalah contoh dari bencana alam yang kita ketahui, sudah tak terhitung berapa banyak bencana alam di dunia yang telah terjadi. Bencana alam terjadi tidak lepas dari ketamakan dan keegoisan manusia yang tidak menjaga lingkungannya. (misalnya banjir dan tanah longsor ) akan tetapi bencana alam bisa juga merupakan konsekuensi dari bahaya alam (misalnya letusan gunung berapi, gempa bumi) yang bergerak dari potensi ke tahap yang aktif, dan sebagai hasilnya akan mempengaruhi kegiatan manusia. Dalam beberapa kasus bencana tersebut telah mengakibatkan hilangnya jutaan jiwa. Daftar Bencana Alam Terdahsyat Di Dunia Bencana Paling Mematikan Dalam Sejarah Terburuk Sepanjang Masa

Daftar kasus bencana alam yang sempat tercatat. Kami mencoba mengumpulkan berbagai informasi bencana yang pernah tercatat dalam sejarah bumi.

1. "The Great Flood" (sometime a long, long time ago)
Mungkin saja ini kejadian sejarah atau cerita sejarah tentang kejadian pensucian seluruh dunia. Banjir yang sangat mematikan terjadi di seluruh dunia dan kepada seluruh ras di dunia. Banyak juga yang selamat berkat Noah's Ark yang berlayar dengan ras Sumerian, Indian and Native American legends dan masih banyak lagi. Dan tentu saja ini merupakan salah satu legenda, yaitu seluruh dunia bersatu! Seluruh pendosa akan mati! Species akan terlahir ulang !


 

2. Meletusnya Gunung Toba di Sumatra - Indonesia pada 500.000 tahun lalu
[ hampir memusnahkan seluruh mahluk hidup ]
Gunung Toba adalah gunung api raksasa yaitu gunung aktif dalam kategori sangat besar, diperkirakan meletus terakhir sekitar 74.000 tahun lalu. Pada tahun 1939, geolog Belanda Van Bemmelen melaporkan, Danau Toba, yang panjangnya 100 kilometer dan lebarnya 30 kilometer, dikelilingi oleh batu apung peninggalan dari letusan gunung. Karena itu, Van Bemmelen menyimpulkan, Toba adalah sebuah gunung berapi. Belakangan, beberapa peneliti lain menemukan debu riolit (rhyolite) yang seusia dengan batuan Toba di Malaysia, bahkan juga sejauh 3.000 kilometer ke utara hingga India Tengah.
Beberapa ahli kelautan pun melaporkan telah menemukan jejak-jejak batuan Toba di Samudra Hindia dan Teluk Benggala. Para peneliti awal, Van Bemmelen juga Aldiss dan Ghazali (1984) telah menduga Toba tercipta lewat sebuah letusan mahadahsyat. Namun peneliti lain, Vestappen (1961), Yokoyama dan Hehanusa (1981), serta Nishimura (1984), menduga kaldera itu tercipta lewat beberapa kali letusan. Peneliti lebih baru, Knight dan sejawatnya (1986) serta Chesner dan Rose (1991), memberikan perkiraan lebih detail: kaldera Toba tercipta lewat tiga letusan raksasa.
Penelitian seputar Toba belum berakhir hingga kini. Jadi, masih banyak misteri di balik raksasa yang sedang tidur itu. Salah satu peneliti Toba angkatan terbaru itu adalah Fauzi dari Indonesia, seismolog pada Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika. Sarjana fisika dari Universitas Indonesia lulusan 1985 ini berhasil meraih gelar doktor dari Renssealer Polytechnic Institute, New York, pada 1998, untuk penelitiannya mengenai Toba.

Letak Gunung Toba (kini: Danau Toba), di Indonesia memang rawan bencana. Hal ini terkait dengan posisi Indonesia yang terletak di pertemuan tiga lempeng tektonik, yakni Eurasia, Indo-Australia dan Lempeng Pasifik. Sebanyak 80% dari wilayah Indonesia, terletak di lempeng Eurasia, yang meliputi Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi dan Banda.
Lempeng benua ini hidup, setiap tahunnya mereka bergeser atau menumbuk lempeng lainnya dengan jarak tertentu. Lempeng Eurasia yang merupakan lempeng benua selalu jadi sasaran. Lempeng Indo-Australia misalnya menumbuk lempeng Eurasia sejauh 7 cm per tahun. Atau Lempeng Pasifik yang bergeser secara relatif terhadap lempeng Eurasia sejauh 11 cm per tahun. Dari pergeseran itu, muncullah rangkaian gunung, termasuk gunung berapi Toba.
Jika ada tumbukan, lempeng lautan yang mengandung lapisan sedimen menyusup di bawahnya lempeng benua. Proses ini lantas dinamakan subduksi atau penyusupan.
Gunung hasil subduksi, salah satunya Gunung Toba. Meski sekarang tak lagi berbentuk gunung, sisa-sisa kedasahyatan letusannya masih tampak hingga saat ini. Danau Toba merupakan kaldera yang terbentuk akibat meletusnya Gunung Toba sekitar tiga kali yang pertama 840 ribu tahun lalu dan yang terakhir 74.000 tahun lalu. Bagian yang terlempar akibat letusan itu mencapai luas 100 km x 30 km persegi. Daerah yang tersisa kemudian membentuk kaldera. Di tengahnya kemudian muncul Pulau Samosir.

Sebelumnya Gunung Toba pernah meletus tiga kali.
* Letusan pertama terjadi sekitar 800 ribu tahun lalu. Letusan ini menghasilkan kaldera di selatan Danau Toba, meliputi daerah Prapat dan Porsea.
* Letusan kedua yang memiliki kekuatan lebih kecil, terjadi 500 ribu tahun lalu. Letusan ini membentuk kaldera di utara Danau Toba. Tepatnya di daerah antara Silalahi dengan Haranggaol. Dari dua letusan ini, letusan ketigalah yang paling dashyat.
* Letusan ketiga 74.000 tahun lalu menghasilkan kaldera, dan menjadi Danau Toba sekarang dengan Pulau Samosir di tengahnya.

Gunung Toba ini tergolong Supervolcano. Hal ini dikarenakan Gunung Toba memiliki kantong magma yang besar yang jika meletus kalderanya besar sekali. Volcano biasa rata-rata kalderanya ratusan meter, sedangkan Supervolcano dapat mencapai puluhan kilometer.
Berdasarkan studi dan bukti baru hasil analisis, carbon radio isotop yang tak terbantahkan dari para ahli menyatakan letusan super gunung berapi Toba di Pulau Sumatra terjadi sekitar 73.000 tahun yang lalu. Letusan itu menyemburkan debu sekitar 800 kilometer kubik abu ke atmosfer.

Meninggalkan kawah (sekarang danau vulkanik terbesar di dunia), dengan panjang 100 kilometer dan lebar 35 kilometer. Penyebaran abu dari letusan ini telah ditemukan di India, Samudera Hindia, Teluk Bengala, dan Laut Cina Selatan bahkan terjebak di lapisan es Greenland, Kutub Utara.

Kata Stanley Ambrose , profesor antropologi Universitas Illinois, dan seorang kepala peneliti Studi-studi Kasus Baru, Profesor Martin AJ. Williams, dari University of Adelaide, Australia, letusan gunung berbelerang aerosol tersebut, sempat menutup radiasi matahari selama enam tahun.

Jadi dunia saat itu, benar-benar gelap gulita, yang diduga berdampak pada sebagian dari mahluk hidup yang mati karena tidak ada sinar matahari,” ujarnya. Sebuah Instant Ice Age yang terdapat dalam inti es yang diambil di Greenland mengungkapkan, dampak letusan berlangsung sekitar 1.800 tahun hingga kembali ke seperti sekarang ini.

Selama zaman es instan ini, suhu turun hingga 16 derajat Celcius (28 derajat Fahrenheit). Begitu dingin-nya udara.di beberapa daerah Indonesia juga tertutup salju. Prof. Williams menemukan lapisan abu Toba pertama kali di pusat India, pada 1980. Pada tim investigasi ini, ia juga bertidak sebagai pemimpin dan penanggungjawab penelitian.

Efek iklim Toba telah menjadi sumber kontroversi selama bertahun-tahun, seperti dampaknya terhadap populasi manusia dan ekosistem. Pada tahun 1998, Ambrose mengusulkan dalam Journal of Human Evolution bahwa efek dari letusan Toba dan Ice Age menjelaskan terjadinya penurunan drastis pada populasi manusia.

Terutama pengaruh genetikanya, terlihat antara 50.000 dan 100.000 tahun kemudian. Kurangnya keragaman genetik di antara manusia yang hidup hari ini, menjadi suatu bukti bahwa selama periode itu ada sejumlah ras manusia yang punah.

Selain itu, di muka bumi ini diduga telah terjadi kekeringan yang cukup panjang, hingga menunjukkan adanya penurunan suhu ekstrem,” kata Ambrose. Analisis isotop karbon pada sejumlah temuan, menunjukkan bahwa hutan tertutup di India tengah. Setelah letusan terjadi, muncul rumput sebagai tanaman pionir. Setidaknya mulai merambah, selama l.ooo tahun setelah letusan kemudian menjadi hutan. “Ini adalah bukti jelas, bahwa Toba juga menyebabkan deforestasi di beberapa daerah tropis untuk waktu yang lama,” kata Ambrose.

Hasil penelitian lainnya, akan diterbitkan dalam jurnal Nature Geoscience 25 Mei 2010. Dari sejumlah letusan gunung berapi di dunia, temyata letusan Gunung Tambora di Indonesia pada 1815 tercatat sebagai letusan terkuat kedua setelah Toba.

Dalam letusan itu, Tambora melemparkan abu volcano hingga sejauh 70 km abunya ke udara.Gunung ini, menurut para ahli, adalah satu-satunya jetusan supervolcano yang dikenal setelah letusan super gunung berapi Toba dalam sejarah modern. Menurut ukuran kekuatan, letusan tersebut 10 kali lebih kuat dari letusan Krakatau, dan 100 kali lebih kuat daripada Vesuvius atau Gunung St. Helens.

3.Tsunami pada 6.000 Sebelum Masehi
Rekam jejak tunami ternyata sudah terjadi sejak tahun 6.000 Sebelum Masehi. Laman media ilmiah Livescience.com mencatat daftar tsunami maha dahsyat yang pernah terjadi di bumi. peristiwanya diduga sebagai berikut : Gugusan salju besar di Sisilia longsor dan jatuh ke laut. Longsor yang terjadi pada 8 ribu tahun lalu ini memicu bencana tsunami tersebar di Laut Mediterrania. Tidak ada catatan sejarah bencana ini. Hanya para ilmuwan geologi memperkirakan tsunami dengan kecepatan 320 kilometer per jam ini mencapai ketinggian gedung 10 lantai.

4. The Black Death - Eropa tahun 1330 - 1351 [ meninggal 75.000.000 ]
Antara tahun 1330-1351: The Black Death atau pandemik penyakit pes disebabkan bakteri Yersinia pestis, diperkirakan menewaskan sekitar 75 juta orang, atau 30 hingga 60 persen populasi Eropa. Black death adalah epidemik wabah penyakit PES dan radang paru-paru yang memporakporandakan Eropa antara tahun 1347 dan 1351. Black death yang terjadi pada sekitar tahun 1300-an itu mungkin merupakan bencana terburuk yang pernah menimpa peradaban umat manusia di muka bumi ini.
Menyebar keseluruh dunia, black death setidaknya telah membunuh kurang lebih 75 juta orang, termasuk diantaranya 25 juta orang di Eropa. Faktanya, black death membunuh satu dari setiap empat orang Eropa hanya dalam waktu empat tahun.

Penyakit ini mungkin berawal dari China, kemudian ditularkan pada orang-orang eropa ketika seorang Kipchak (Mongol) menyerbu sebuah keramaian dengan melemparkan jenazah yang terinfeksi ke tengah pusat perdagangan di Crimea. Kemudian wabah tsb mencapai Genoa pada 1347,lalu menyebar ke bagian barat dan utara,mencapai London dan Paris pada 1348.

Wabah tsb mungkin dibawa pertama kali oleh kutu tikus yang juga dapat hidup pada manusia. Hal itu kemudian berubah menjadi wabah penyakit radang paru-paru yang menyebar melalui batuk dan bersin.

Setelah wabah black death ini,tanah lapang dipenuhi dengan mayat2, rumah-rumah, desa-desa dan perkotaan menjadi sunyi dan kosong.
Setelah itu terjadilah kelangkaan tenaga kerja sehingga upah mereka meningkat dan banyak budak yang mendapatkan kemerdekaan mereka.

Konon, ribuan kerangka manusia yang digunakan sebagai kontruksi dasar bangunan Evora Chapel di Portugal itu merupakan kerangka para korban keganasan wabah black death.

Musnahnya black death sebagian besar disebabkan karena perbaikan dalam hal sanitasi, yang melemahkan kemampuan pertahanan kutu pembawa wabah.

5. Epidemi Influenza Besar Seluruh Dunia 1918-1919 = 22.000.000-40.000.000 Orang Tewas
Epidemi influenza besar terjadi di dalam dua gelombang. Gelombang I diawali pada tahun 1918; Gelombang II setelah virus telah termutasi, di awali pada musim panas 1918.

Virus influenza spesifik tahun 1918-1919 yang meledak menjadi epidemic influenza besar, pertama muncul pada bulan februari tahun 1918, di San Sebastian, Spanyol, sebuah kota pantai kecil sekitar tiga puluh kilometer dari perbatasan Prancis. Penyakit ini menyerang sebagian besar Eropa dan Amerika serikat.

Pada bulan September 1918, 387 orang meninggal per hari di Amerika serikat akibat influenza, seluruhnya 12.000 orang. Sebagai pembanding dari apa yang terjadi pada bulan oktober di amerka serikat, 6300 orang meninggal dunia per hari akibat influenza mencapai jumlah total yang mengejutkan, 195.000 kematian pada bulan itu. Ini adalah salah satu bulan maut yang terparah dalam sejarah Amerika serikat.

6. Epidemi AIDS Di Seluruh Dunia Akhir 1970-an-Hingga saat ini Lebih dari 22.000.000 Orang Tewas
AIDS-Acquired Immune Deficiency Syndrome adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh HIV (Human Immunodeficiency Virus)-Virus penurunan kekebalan tubuh manusia.

AIDS muncul di afrika pada tahun 1950-an, mungkin berasal dari monyet hijau dan dipercaya telah menular ke manusia saat monyet yang terinfeksi oleh virus HIV telah menulari pekerja lab.

Pada akhir tahun 1970-an di duga bahwa seorang prmugara yang adalah gay di maskapai penerbangan dikenal sebagai patient zero yang telah membawa AIDS ke Amerika Utara. Pria ini yang kemudian meninggal akibat kanker pada tahun 1984 diyakini telah menulari pria-pria gay di sepuluh kota melalui s**s yang tidak aman dan penyakit ini mulai menyebar dengan cepat dalam komunitas gay. Saat ini telah menyebar luas pada wanita dan anak-anak.

UNAIDS dan WHO memperkirakan bahwa AIDS telah membunuh lebih dari 25 juta jiwa sejak pertama kali diakui tahun 1981, membuat AIDS sebagai salah satu epidemik paling menghancurkan pada sejarah. Epidemik AIDS diklaim bahwa diperkirakan 2,8 juta (antara 2,4 dan 3,3 juta) hidup di tahun 2005 dan lebih dari setengah juta (570.000) merupakan anak-anak. Pada tahun 2005, antara 3,4 dan 6,2 juta orang terinfeksi dan antara 2,4 dan 3,3 juta orang dengan AIDS meninggal dunia, peningkatan dari 2003 dan jumlah terbesar sejak tahun 1981.

Apapun sarana penyebaran virus HIV atau kelompok social yang paling terpengaruh, kenyataannya adalah AIDS adalah salah satu pandemic terburuk yang pernah menghantam umat manusia. Jika virus ini bermutasi sehingga bias menular malalui udara, maka AIDS sangat mudah memusnahkan kehidupan di bumi.

7.Wabah Kelaparan Cina Tahun 1876 Cina utara 1876-1878 = 9.000.000-13.000.000 orang tewas

Wabah kelaparan yang mengerikan ini adalah wabah terburuk dalam sejarah cina dan sebenarnya dalam sejarah dunia melahirkan kalimat penggambaran “ sepuluh ribu lubang manusia”. Sepuluh ribu lubang manusia adalah kuburan massal yang sangat besar sehingga menampung sepuluh ribu mayat. Terdapat begitu banyak lubang untuk sepuluh ribu orang sepanjang provinsi-provinsi di Cina utara saat wabah kelaparan ini menerobos hingga mendekati 13 juta dalam periode 3 tahun. Nyaris 12.000 orang telah meninggal dalam waktu sehari.

Penyebabnya adalah masa kekeringan yang membakar provinsi cina utara dari tahun 1876-1878. Nyaris tidak terbayangkan bahwa area yang sangat besar ini bias bertahan selama bertahun-tahun tanpa hujan, tetapi inilah yang terjadi di china yang berawal pada tahun 1876. Dalam situasi kelaparan semacam ini, kriminalitas meningkat tajam dan tindakan bunuh diri menjadi hal yang biasa terjadi dan berlangsung terus. Kanibalisme dan tindakan menjual anak adalah respons menakutkkan terhadap penderitaan yang mengerikan ini.
Pada akhir tahun 1878 musim hujan telah kembali kearah utara. Lapangan kembali di tanami padi dan hasil panen kembali berkembang.

8.Kekeringan, wabah kelaparan, dan epidemi di China pada abad ke-14 – 1333-1347 = Lebih dari 9.000.000 orang tewas.

Periode ini diawali dengan musim kemarau yang membakar di China tenggara. Yang kemudian dilanjutkan dengan hujan yang sangat lebat yang telah membinasakan lebih dari 400.000 orang. Saat orang-orang yang selamat berusaha mengatasi tragedi ini, gempa bumi telah menyebabkan runtuhnya gunung Tsincheou yang tidak terletak tak jauh dari sana, diikuti dengan terbelahnya bumi sehingga merenggut lebih banyak korban lagi.

Bulan awal berikutnya, 1334, tepatnya di Kanton mengalami banjir yang sangat besar. Ironisnya kota Tche mengalami kekeringan yang sangat parah sehingga memunculkan suatu wabah yang telah merenggut nyawa lebih banyak lagi. Beberapa bulan berikutnya, daerah yang sama dihantam gempa bumi yang sangat kuat yang menyebabkan gunung runtuh dan meluapnya kawah raksasa. Ribuan orang tenggelam dilubang maut yang telah dibentuk gempa bumi ini.

Pada tahun berikutnya, tahun 1335, di daerah Hunan kekeringan melanda selama 5 bulan membawa wabah dalam berbagai bentuknya. Puluhan ribu tewas. Pada tahun 1336 bagian China selatan dilanda gelombang naik turun yang mengerikan. Dalam hal kekeringan yang diikuti banjir kombinasi yang berdampak terjadinya wabah kelaparan terburuk dalam sejarah. Wabah ini telah membunuh 4 juta jiwa. Tentu saja kematian sebanyak ini diikuti oleh semakin banyaknya belalang begitu pula dengan banjir yang terjadi secara berkala dan kemudian gempa bumi yang terjadi selama 6 hari penuh.

Pada tahun 1338, kota kuno Kingsai dan wilayah yang mengelilinginya telah dihantam oleh gempa bumi yang dilaporkan berlangsung selama 7 hari. Diikuti dengan tersebarnya kawanan belalang kelaparan yang semakin menambah penderitaan ini.

Tahun 1339 dari karangan hecker dikutip : “ Gunung Hot chang telah runtuh dan mengakibatkan banjir besar yang menhancurkan dan setelah hujan selama tiga bulan diikuti genangan air di Pien tcheon dan Leang tcheou yang telah menghancurkan tujuh kota”

Tahun 1340-1343 telah membawa bencana gempa bumi yang terjadi berulang kali di China.tahun 1344 membawa tsunami sangat besar yang menghancurkan kota Ventcheou. Tahun 1345 telah menyaksikan banjir dan wabah kelaparan di Kitcheou dan periode ini diakhiri oleh banjir pada tahun 1346 di Kanton.

Betapapun jaraknya, kapanpun saatnya setiap orang bisa menjadi korban penyakit yang berasal dari sudut lain bumi.

9. Banjir Sungai Kuning - 1931, Cina [meninggal: 1.000.000 - 4.000.000].
Pada tahun 1931 banjir Sungai Kuning (huang he flood) merupakan bencana alam terbesar yang pernah tercatat dengan paling banyak memakan korban meninggal dunia dari abad kedua puluh . Perkiraan jumlah orang tewas dalam banjir 1931 berkisar dari 1 sampai 4 juta orang. Kematian yang disebabkan oleh banjir yang dimaksud termasuk didalamnya korban karena tenggelam, penyakit, kelaparan, dan kekeringan. Sungai tersebut sering disebut " China's sorrow " karena jutaan orang telah dibunuh oleh banjir.

10. Banjir Sungai Kuning - 1887, Cina [meninggal: 900.000 - 2.000.000]
Sungai Kuning (Huang he) di China banyak wilayah yang rawan banjir, karena luas bentangan tanah datar yang sebagian besar di sekelilingnya. Sungai Kuning 1887 banjir dan menghancurkan daerah ini, antara 900.000 - 2.000.000 orang meninggal dunia. Ini merupakan salah satu bencana alam yang paling banyak memakan korban yang pernah tercatat.
Pada 1887,dasar laut naik, bersamaan dengan hujan deras, menyebabkan banjir besar. Berkat dataran rendah di dekat kawasan, banjir menyebar dengan cepat di seluruh Cina Utara, yang meliputi perkiraan 50.000 mil persegi, swamping pertanian permukiman dan pusat komersial. Setelah banjir, dua juta orang hilang tempat tinggal.

Bencana kekeringan, wabah kelaparan dan Penyakit India selatan dan barat;Punjab daerah barat laut India 1896-1901 = 8.250.000 orang tewas.


Selama periode waktu 5 tahun (1896-1901) India telah mengalami kekeringan buruk secara terus menerus yang telah mengakibatkan wabah penyakit yang tidak kenal belas kasian dan mematikan. Selama 5 tahun itu telah merenggut lebih kurang 8.250.000 nyawa. Jumlah yang menguncangkan dengan lebih dari 4700 kematian perhari.

Diawali tahun 1896, India selatan dan barat tampaknya mengalami kekeringan tanpa akhir yang mencakup area lebih dari tiga ratus ribu mil (480.000km) persegi dan puncaknya kelaparan yang mengerikan tahun 1896-1901 dimana 6juta orang India tewas. Diikuti dengan mimpi buruk kekeringan dan wabah penyakit selama dua tahun yang telah merenggut nyawa lebih kurang 2.250.000 orang India.

Pada mulanya orang-orang kelaparan yang berasal dari wilayah paling parah terpaksa mencari wilayah lain yang memiliki sesuatu yang bisa dimakan. Mereka menyantap tanaman kaktus, akar-akaran, buah arbei dimana saja buah ini ditemukan bahkan mereka menyantap rumput. Akhirnya, jumlah korban meningal dan merajelalanya kelaparan telah mengarah pada hal yang tidak terhindarkan : kanibalisme. Sebagaimana telah disaksikan sepanjang sejarah, manusia terpaksa memakan daging manusia pada saat lapar yang tidak tertahankan.

Kekeringan tidak bisa dihindari tetapi wabah penyakit bisa ditekan dan dirawat. Sayangnya India negara yang miskin, maka jumlah korban yang meninggal selama periode 5 tahun merupakan suatu kehilangan memprihatinkan dalam kehidupan manusia dan menjadi sebuah epik tentang contoh bisu penderitaan umat manusia.

11.Wabah kelaparan Ukraina- uni soviet 1932-1933 = 7.000.000 orang tewas.
Wabah kelaparan ini dinamakan sebagai “kriminalitas Stalin yang Terbesar”. Sebagaimana dilaporkan dalam thre great international disaster book karangan james cornell, uni soviet telah mengekspor 1.7juta ton pada pada tahun 1932 dan 1.8juta ton padi pada tahun 1933, bahan makana yang bisa memenuhi 17.5 juta orang dengan seribu kalori per hari selama dua tahun. Panen memang banyak tetapi pemerintah memberlakukan pengukuran ketat terhadap para petani sehingga mereka terpaksa memberikan 70% dari semua yang di panen.

Sejumlah petani mencoba bertahan menjual segala sesuatu yang mereka miliki termasuk pakaian mereka guna memeli roti rye di pasar gelap. Roti yang sering kali tercemar oleh jamur yang bisa mengakibatkan gangren dan dalam kasus terburuk kematian dan kelaparan. Jika kedapatan menyembunyikan makanan akan ditembang. Kanibalisme adalah usaha terakhir bagi orang orang yang kelaparan. Saus daging manusia dan daging bersaus jeli sering kali dijual secara rahasia.

Pemerintah uni soviet dibawah Stalin merahasiakan wabah kelaparan ini dari dunia luar dan mengontrol ketat apa yang yang boleh dilipu oleh jurnalis luar negeri. Stalin mencari jalan pintas bagi wabah kelaparan ini dengan cara menyalurkan padi sitaan kepada mereka yang kelaparan. sama aja .. hue (_ _” )

12. Wabah kelaparan Wilayah wolga, ukraina uni soviet 1921-1923 = 5.000.000 orang tewas
Sebagaimana halnya dengan wabah kelaparan tahun 1932 di Ukraina yang telah merenggut 7 juta jiwa (menurut buku Harvest of Sorrow :Soviet Collectivization and the Terror-Famine), wabah kelaparan pada tahun 1921 merupakan wabah kelaparan di tanah yang subur. Pemerintah mengambil makanan petani untuk kemudian dijual. Memang benar telah terjadi masa kekeringan di Ukraina pada musim semi dan musim panas tahun 1921 yang mengakibatkan kegagalan panen hingga 75%. Namun demikian, panen yang bertahan di Ukraina sebagai suatu keseluruhan cukup untuk memberi makanan kepada penduduk yang sedang kelaparan.

Sebagaimana halnya dengan semua wabah kelaparan jangka panjang, kanibalisme menjadi hal yang biasa terjadi. Anak- anak dimakan oleh orang tua mereka; mayat-mayat dipotong dan disantap oleh petani yang kelaparan.

Pada tahun 1921-1923 wabah kelaparan di Ukraina telah berakhir dimusim gugur tahun 1923 di mana wilayah ini menikmati panen yang sangat besar. Namun, kerusakan yang disebabkan wabah kelaparan tidaklah lenyap dan berbagai usaha dilakukan selama beberapa tahun berikutnya.

13.Epidemi cacar Amerika tengah : Meksiko, Guatemala, Belize, Honduras, Nikaragua. 1520-1521 = 4.000.000 orang tewas
Pada tahun 1519, Cortes ( seorang penjelajah spanyol ) membawa cacar dari Puerto rico ke benua Amerika selatan terutama Meksiko dan telah mengakibatkan kematian penduduk asli Aztek yang tidak memiliki ketahanan biologis berjumlah antara 3 juta-4 juta jiwa. Ini adalah salah satu epidemi yang paling menghancurkan dalam sejarah manusia. Sebenarnya tidak hanya Cortes yang menyebarkan cacar ke bangsa Aztek. Salah seorang budak kulit hitamnya yang telah terinfeksi tetapi kebal yang menjalin kontak dengan bangsa Aztek telah mengawali epidemi ini. yang akhirnya menghancurkan kerajaan Aztek Kuno.

Diyakini cacar telah dibasmi sepenuhnya pada tahun 1980, dengan munculnya kasus terkhir di Somalia tahun 1977.

14. Demam berkeringat Inggris 1485-1551 = 3.000.000 orang tewas.
Penyakit ini muncul pertama kali pada tahun 1485 dari tulisan seseorang yang berkebangsaan Italia : “ sebuah penyakit baru merembes ke seluruh keluarga kerajaan yang sebenarnya wabah yang menakutkan .. tiba-tiba keringat yang mematikan menyerang tubuh, meruntuhkannya dengan rasa sakit pada kepala dan perut, terlebih lagi terjadi sensasi panas yang mengerikan. Oleh karenanya, para pasien menyingkirkan selimut sejak awal; jika mereka berpakaian, mereka akan melepaskan pakaian mereka, orang yang harus akan menenggak air dingin, yang menderita panas berbau busuk ini, mengeluarkan keringat yang menebarkan aroma yang tidak sedap .. semuanya sekarat atau tidak lama akan sekarat setelah keringat dimulai; maka tidak seorang atau pun dari seratus orang yang terhindar darinya”

Demam berkeringat di Inggris, suatu penyakit yang mematikan yang juga dikenal sebagai sudor anglicus yang telah menyapu inggris sebanyak lima kali dan daratan eropa sekali yang merenggut lebih kurang 3 juta nyawa dalam kurun waktu 66 tahun. Demam keringat tenggelam tidak aktif selama 23 tahun setelah kemunculan pertamanya, sebelumnya muncul kembali pada tahun 1508 diikuti oleh gelombang penyakit pada tahun 1517, 1528 dan 1551. Diyakini bahwa epidemi tahun 1528 adalah yang terburuk. Setelah tahun 1551 demam keringat tidak pernah lagi dijumpai diinggris ataupun di eropa.

Demam keringat merupakan sejenis hantavirus yang dikontraksi dengan cara menghirup kotoran tikus. Lagi-lagi binatang pengerat dan kutu yang terdapat dimana-mana telah membawa wabah pada umat manusia dan menyebabkan jumlah korban yang meninggal sangat besar.

15. Wabah Kelaparan Kentang Irlandia 1845-1850 = 1.029.552 orang tewas dan 1.180.409 beremigrasi Kerugian ekonomi senilai $ 725 juta
Wabah kelaparan kentang di Irlandia dan kolektivisasi Stalin keduanya memilik persamaan. Stalin membiarkan jutaan rakyatnya sendiri kelaparan sedangkan ia mengekspor berton-ton gandum untuk membesarkan peti harta Negara. Saat panen kentang di Irlandia gagal pada tahun 1845 akibat penyakit tanaman, Irlandia tetap mengekspor hasil panen Negara dan ternak ke Inggris sedangkan penduduk Irlandia kelaparan hingga tewas atau tewas akibat penyakit yang disebabkan kekurangan gizi.

Kentang merupakan panen terpenting di Irlandia. Kentang yang dicampur dengan sedikit susu mentega dan kadang disantap dengan kubis dalam takaran kecil, inilah menu utama petani asli Irlandia. Petani kentang Irlandia pada umumnya menyantap hamper 4kg kentang sehari.

Saat populasi menjadi semakin lemah dan mulai menderita kelaparan berbagai macam penyakit termasuk tifus, kolera, disentri, demam, radang paru-paru dan berbagai macam penyakit ringan lainnya yang disebabkan gizi rendah, kelemahan dan kelaparan mulai merajalela.

Wabah kelaparan telah mengubah wajah irlandia dan meninggalkan luka mendalam yang masih menyakitkan hingga saat ini. Ini adalah tragedi paling menyedihkan di dalam sejarah.

16.Badai Bangladesh Tahun 1970 Delta Gangga, Pakistan timur 13 november 1970 = 1.000.000 orang meninggal.
Mayat-mayat memenuhi daratan, dan sulit untuk berjalan tanpa menginjak mayat. Mayat-mayat bergelantungan di pepohonan, mengerikan. Bagaikan buah-buah busuk yang memiliki wajah dan anggota tubuh. Jutaan sapi mati terapung di sungai gangga dan delta, dan airnya segerah berubah menjadi merah. Kapal-kapal bertebaran di daratan, jauh dari air di mana mereka sebelumnya tertambat. Burung nassar makan dengan kenyang selama berhari-hari setelah badai surut.

Tsunami raksasa setinggi 15 meter yang menyertai angina puyuh menghantam dengan ganas, meninggalkan pulau-pulau kecil ini seolah-olah tidak pernah di diami. Jumlah korban yang dilaporkan oleh new york times lebih dari 1 juta orang tewas.

Tiga hari sebelum angin puyuh yang membawa bencana ini menghantam, angin ini di deteksi berada kira-kira sejauh 1.200km sebelah selatan delta gangga Pakistan timur yang sekarang menjadi Bangladesh. Sebuah laporan dari pulau pantai, di Burma (sekarang Myanmar) telah memperingatkan pulau-pulau di pantai delta gangga. Namun demikian, laporan ini di tolak atau diabaikan karena dua alasan. Pertama adalah fakta bahwa kurang lebih sebulan sebelumnya, laporan serupa telah disampaikan dan badai yang diramalkan bersifat kecil dengan jumlah korban meninggal hanya sedikit. Alasan kedua, peringatan ini tidak di anggap serius adalah banyak diantara orang-orang berisiko terkena ini tidak mendengarnya karena tidak memiliki listrik dan radio batere. Oleh karena itu, banyak orang yang tepat berada dijalur pembunuh ini berada dalam keadaan tidak tahu sepenuhnya tentang badai yang sedang datang.

Setelah tragedi terjadi, pemerintah Pakistan tidak peduli memberikan bantuan dibandingkan pemerintah luar negeri. Tanggapan ibu kota Pakistan waktu itu, Karachi, yang sangat apatis dan sama sekali tidak layak akhirnya mengakibatkan revolusi. Orang-orang Pakistan yang selamat dari badai mengadakan perang saudara yang berdarah guna membebaskan diri mereka dari pemerintah Pakistan. Yang kemudian lahirlah Negara Bangladesh.

17.Gempa Bumi Besar di China Provinsi Shensi, Honan dan Shanshi 23 januari 1556 = 830.000 lebih meninggal dunia
Gempa bumi di Shensi china tahun 1556 memegang predikat yang menyedihkan sebagai gempa bumi yang paling mematikan dalam sejarah. Jumlah korban jiwa mencapai angka 830.000 yang mengguncangkan dan di rasakan di 212 provinsi di china dengan skala richter 8.3.

Banyak diantara ribuan kematian akibat gempa bumi ini di alami oleh orang yang terkubur hidup-hidup. Ribuan petani China telah menggali goa pada sisi tebing yang lunak di wilayah ini dan mereka hidup dalam tempat yang berlubang ini. Tebing Shenshi terbuat dari Lumpur berwarna abu-abu dan mudah untuk dibuat terowongan tetapi sayang tidak begitu kokoh. Pada saat gempa bumi tanggal 23 januari ini melanda, gunung ini telah menimpa ribuan orang China yang tidak menduganya. Mereka semua tewas di bawah reruntuhan seberat ber ton-ton.

Kehancuran mencakup wilayah seluas delapan ratus kilometer persegi. Hanya sedikit rincian lain yang diketahui dari gempa bumi paling tragis ini.

18.Badai siklon Bhola - 1970, Bangladesh [meninggal: 500.000 - 1.000.000]
Bhola cyclone atau di sebut badai siklon yang memukul Pakistan Timur (sekarang Bangladesh ) pada 12 November, 1970. Itu adalah badai siklon dengan kematian terbanyak yang pernah terjadi, dan salah satu deadliest bencana alam di masa modern. Hingga 500.000 orang kehilangan nyawa dalam badai, terutama akibat banjir yang melanda badai banyak yang lebih rendah dari pulau-pulau Delta Ganges. Pemerintah Pakistan yang telah dikritik hebat untuk penanganan operasi bantuan yang mengikuti badai, baik oleh para pemimpin politik lokal di Pakistan Timur dan di media internasional. Badai yang intensif menjadi parah berhubung dgn topan badai pada 11 November, dan mulai berbelok ke arah timur laut karena mendekati kepala teluk. Yang jelas mata dibentuk dalam badai, dan pernah mencapai puncaknya yang kemudian hari dengan angin yang berkesinambungan dari 185 km / h (115 mph).

19. Gempa bumi Samudra Hindia - 26 Desember 2004, Samudra Hindia / Indian Ocean Tsunami
[meninggal: 230.000]

Gempa paling besar sepanjang 40 tahun terakhir ini menimbulkan gelombang tinggi di Sumatera Utara, Pantai Barat Semenanjung Malaysia, Thailand, Pantai Timur India, Sri Lanka, bahkan sampai Pantai Timur Afrika tahun 2004 gempa bumi Samudra Hindia, yang dikenal oleh masyarakat ilmiah sebagai gempa bumi Sumatera-Andaman, adalah di bawah gempa yang terjadi di 00:58:53 UTC (07:58:53 waktu lokal) 26 Desember 2004, dengan pusat gempa bumi di bagian pantai barat Sumatera, Indonesia. Gempa dipicu serangkaian tsunami di sepanjang pantai yang paling landmasses diperbatasan Samudera Hindia, membunuh orang dalam jumlah besar masyarakat pesisir.
Besarnya gempa pada awalnya dicatat sebagai 9,0, namun telah meningkat menjadi 9,1 dan 9,3. Pada tingkat ini, ia adalah gempa kedua terbesar yang pernah tercatat pada seismograf. cukup besar yang menyebabkan seluruh dunia ikut bergetar sebanyak setengah inci, atau lebih dari satu sentimeter. Gempa ini yang juga mengakibatkan terjadinya Tsunami di Aceh. Semua peristiwa ini diawali dengan gempa bumi yang sangat besar. Gempa yang berkekuatan 9.1 Skala Richter itu mengguncang Sumetra, yang berada di kepulauan Indonesia. Gempa tersebut terjadi selama 8 menit yang mematikan. Bagaimanapun juga, gempa sebesar itu masih merupakan awal dari segala bencana. Setelah beberapa saat, Tsunami yang tercatat terkuat dalam sejarah pun terbentuk dan menuju ke 14 negara berbeda. Korban tewas sebanyak 230,000 jiwa dan 1.7 juta orang korban selamat. Tinggi level air di dunia sempat naik drastis beberapa kaki dalam beberapa hari, hal tersebut akhirnya terukir dalam sejarah sebagai tsunami terkuat yang pernah ada.


Tsunami di Aceh pada 26 Desember 2004

 

20. Gempa bumi shaanxi - 1556, Cina [meninggal: 830.000]
Tahun 1556 gempa bumi Shaanxi atau gempa Hua County adalah gempa bumi terbanyak memakan korban yang pernah tercatat, membunuh sekitar 830.000 orang. Hal ini terjadi pada pagi 23 Januari 1556 di Shaanxi, Cina. Lebih dari 97 negara yang terpengaruh. 520 mil luas kawasan telah hancur dan di beberapa negara, enam puluh persen penduduk dibunuh. Sebagian besar penduduk di daerah yang tinggal di yaodong, gua di tebing, banyak yang runtuh selama terjadinya bencana, dengan hilangnya nyawa. Berdasarkan data geologi, besarnya gempa berkisar 8 scala righter.merupakan gempa bumi yang paling mematikan dan bencana alam deadliest kelima dalam sejarah, telah terjadi gempa bumi yang lebih tinggi dengan magnitudes. Terus gempa susulan yang terjadi beberapa kali dalam sebulan untuk setengah tahun.

21. Badai siklon India - 1839, India [meninggal: 300.000 + 20.000 kapal teluk ]
Pada tahun 1839, gelombang air pasang besar disebabkan oleh Siklon, puluhan pelabuhan di kota Coringa yang tidak seluruhnya dibangun kembali; 20.000 kapal di teluk yang hancur dan 300.000 orang meninggal. Ini bukan pertama malapetaka besar terjadi di Coringa: 1789 dalam tiga gelombang yang disebabkan oleh topan yang hancur kota pelabuhan di muara sungai yang Ganges. Kebanyakan kapal yang kelem dan diperkirakan 20.000 orang tenggelam.

22.Banjir Kaifeng - 1642, Cina [meninggal: 300.000]
Kaifeng, sebuah kota di provinsi Henan timur, People's Republic of China, yang terletak di sepanjang selatan dari Sungai Kuning, adalah banjir di 1642 oleh tentara Ming dengan air dari Sungai Kuning untuk mencegah pemberontak petani dari Li Zicheng. Kira-kira setengah dari 600.000 penduduk Kaifeng dibunuh oleh banjir dan bencana kelaparan dan sampar, membuatnya menjadi salah satu penyebab kematian terbesar dalam sejarah. Banjir ini menjadi bencana alam besar karena peran serta sungai Huang he.

23. Gempa Bumi Tangshan - Earthquake tahun 1976, Cina [meninggal: 242.000]
Gempa bumi Tangshan merupakan salah satu yang gempa bumi terbesar pada zaman modern, dalam hal kematian terbanyak. Dari pusat gempa bumi yang telah gempa bumi di dekat Tangshan di Hebei, Cina, sebuah kota industri dengan sekitar satu juta penduduk. Gempa bumi dipagi hari, di 03:42:53.8 waktu setempat (1976 27 Juli 19:42:53.8 UTC), dan berlangsung selama sekitar 15 detik. Pemerintah Cina mencatat kekuatannya gempa sekitar 7,8 pada skala Richter, meskipun beberapa sumber daftar mencatat 8,2. Itu adalah gempa pertama dalam sejarah terkini. Gempa dengan kekuatan 8 Skala Richter ini mengguncang Tangshan, Cina, perkiraan menewaskan 255 ribu hingga 655 ribu jiwa.

24. Kegagalan bendungan Banqiao – 1975, Cina [meninggal: 231.000]
Bendungan bang1iao dirancang untuk menahan banjir(306 mm (12 inci) curah hujan per hari). Pada bulan Agustus tahun 1975,terjadi banjir, penuangan lebihdari satu tahun curah hujan dalam 24 jam, prakiraan cuaca yang gagal untuk diprediksi. Gerbang pintu air yang tidak mampu menangani luapan air, sebagian karena halangan sedimentasi. Sebagai hasil dari halangan, 64 dam-dam gagal.

Ketika bendungan akhirnya menyerbu, itu disebabkan gelombang besar, 10 kilometer (6 mil) luas, 3-7 meter (9-23 kaki) tinggi, buru-buru ke bawah ke dalam dataran di bawah di hampir 50 kilometer per jam (31 mph ).hampir puluhan daerah panjang 55 kilometer, lebar 15 kilometer, dibuat sementara sebagai danaubesar 12.000 km ² (4.600 mil persegi). Evakuasi yang belum sepenuhnya disampaikan karena kondisi cuaca buruk dan komunikasi.

25 . Gempa bumi Aleppo - 1138, Syria [meninggal: 230.000]
Tahun 1138: Gempa bumi Aleppo, Suriah, menewaskan sekitar 230 ribu orang. Dalam data US Geological Survey (USGS), ini adalah gempa paling mematikan keempat sepanjang masa. Aleppo terletak di sepanjang bagian utara Laut Mati, yang merupakan batas lempengan yang memisahkan Arab plat from the african plat. Gempa bumi ini adalah pertama dari dua konsekuensi dari gempa bumi hebat di wilayah itu: Oktober 1138 hingga Juni 1139 dan yang lebih berat dari serangkaian September 1156 sampai Mei 1159.
Kawasan yang paling menderita adalah Harim. Sumber menunjukkan bahwa kastil yang jatuh dan gereja telah hancur. Fort dari Atharib, kemudian diduduki oleh Muslim, telah hancur. Benteng yang juga runtuh, membunuh 600 dari penjaga istana, meskipun gubernur dan beberapa orang selamat, dan melarikan diri ke Mosul.

26. Gempa Haiti 12 Januari 2010 [ meninggal 200.000 ]
Pada 12 Januari 2010, setahun lalu, gempa dengan kekuatan 7,0 skala Richter mengguncang Haiti. Ini adalah gempa paling dahsyat yang pernah mengguncang negara kepulauan itu dalam 200 tahun. Episentrum gempa saat itu berada sekitar 16 kilometer selatan Ibu Kota, Port-au-Prince. Meski tak seberapa besar, dampaknya sungguh dahsyat, 200.000 penduduk Haiti tewas. Jumlah pasti korban tidak diketahui. Palang Merah memperkirakan bencana ini mempengaruhi hidup 3 juta orang Haiti.

27. Topan Nargis pada 2 Mei 2008 [ meninggal 140.000 ]
Pada 2 Mei 2008: Jumlah korban tewas akibat Topan Nargis masih belum jelas, tapi diperkirakan mencapai lebih dari 140 ribu orang. Penduduk Myanmar yang tinggal di sekitar persawahan di dataran rendah terjebak, tak tahu ke mana harus lari, lalu tersapu topan.

28. Gempa di Pakistan pada 08 Oktober 2005 [ meninggal 40.000 ]
Pada 8 Oktober 2005: Gempa berkekuatan 7.6 SR di Pakistan menewaskan lebih dari 40 ribu orang. Kerusakan dan korban jiwa disebabkan oleh dangkalnya pusat gempa.

29. Badai Katrina pada Agustus 2005 [ meninggal 1.800 ]
Sekitar bulan Agustus 2005: Badai Katrina menewaskan lebih dari 1.800 orang dan merupakan badai terparah dalam sejarah AS. Ini lebih mematikan dari bencana di negeri Paman Sam dalam beberapa dekade terakhir. Efeknya terasa hingga saat ini, penduduk New Orleans dan di pesisir masih berjuang memulihkan kehidupan mereka.

30. Letusan Gunung Nevado Del Ruiz - Kolombo pada tahun 1985 [ meninggal 25.000 ]
1985: Letusan dahsyat Gunung Nevado del Ruiz, Kolombia, menewaskan 25 ribu orang, sebagian besar karena tersapu banjir lahar.

31. Letusan Gunung Tambora pada 1815 [ meninggal 80.000 ]
Pada tahun 1815: Letusan Gunung Tambora pada 1815. Diperkirakan 80 ribu orang meninggal karena kelaparan. Petaka juga dirasakan di Eropa dan Amerika Utara. Tahun 1816 dijuluki 'The Year without Summer', tak ada musim panas di tahun itu. Letusan Tambora juga mengakibatkan gagal panen di China, Eropa, dan Irlandia. Hujan tanpa henti selama delapan minggu memicu epidemi tifus yang menewaskan 65 ribu orang di Inggris dan Eropa. Kelaparan melumpuhkan di Inggris.

32. Angin Topan Calcuta pada tahun 1737 [ meninggal 300.000 ]
Pada tahun 1737: Bencana mengguncang Calcutta, India, menewaskan 300 ribu orang. Awalnya para ilmuwan menduga malapetaka itu diakibatkan gempa bumi, namun belakangan diketahui penyebab bencana itu cenderung mengarah ke angin topan.

33. Gempa Shaanzi - Cina [ meninggal 830.000 ]
Tahun 1556: Gempa di Shaanzi, Cina menewaskan 830 ribu orang. Tidak ada yang tahu seberapa besar magnitud sebenarnya.

34. Gelombang Tsunami Pulau Stroggli - Mediterania
Pada 1500 SM atau lebih: Pulau Stroggli di Mediterrania terhempas. Gelombang Tsunami memusnahkan peradaban Minoan. Area bencana itu saat ini disebut Santorini. Plato menyebutnya situs di mana kota legendaris, Atlantis menghilang. vivanews.com

35. Kebakaran Peshtigo Wildfire (08 Oktober 1871 ) [ meninggal 1.200 ]
Kebakaran liar yang terjadi di Peshtigo, Wis, menyebabkan hangusnya lebih dari 1 juta are tanah disana. Akhirnya pada October 1871, kebakaran liar ini dinobatkan sebagai kebakaran hebat sepanjang sejarah Amerika. Percikan api ditambah angin yang kencang sempat membuat "tornado of fire" di tempat kejadian, dan 1,200 orang dicatat telah menjadi korban.


Kebakaran Peshtigo Wildfire

 

36. Storm of the Century (12-15 Maret 1993) [ meninggal 300 ]
11 tornado, dengan kekuatan badai yang membawa bebatuan es, menghantam seluruh bagian Kanada, Amerika Serikat dan Cuba, akhirnya karena kekuatan badai yang begitu besar, badai ini hingga sekarang disebut "superstorm". Badai ini menyebabkan kerugian sebesar 6 milyar US$ dan menyebabkan jutaan korban selamat dan 300 korban meninggal.

37. Great Chilean Quake ( 22 Mei 1960) [ meninggal 1.600 ]
Meskipun gempa yang satu ini bukan gempa yang paling mematikan ataupun paling menghancurkan dalam sejarah, tapi dalam segi kekuatan, gempa ini memiliki kekuatan 9.5 magnitude dan juga menyebabkan Tsunami di Valdivia, Chili. Hasil dari gempa tersebut adalah 1,600 orang meninggal dan 2 juta orang korban selamat.


Great Chilean Quake

 

38. The Super Outbreak (3 - 4 April 1974) [ meninggal 330 ]
Dari namanya saja sudah mengerikan, bagaimana dengan badainya ? Yang hanya bisa dijelaskan pada saat itu adalah 148 tornado yang sedang memporak porandakan 13 negara bagian di Amerika. Badai ini tidak berlangsung dalam 1-2 jam saja, tapi berlangsung selama 24 jam penuh. Akhirnya pada tahun 1974, berita resmi mengumumkan korban meninggal sebanyak 330 orang dan 5,000 orang terluka. Jika 148 tornado tersebut digabungkan, maka akan menghasilkan badai seluas 2,500 mil / segi.

39. Pompeii (79 A.D)
Kejadian ini terjadi sekitar 2,000 tahun lalu, yaitu tahun 79 A.D. Ada sebuah Gunung berapi bernama Vesuvius yang akhirnya meletus pada hari itu selama 1 hari penuh, mengeluarkan abu dan zat racun yang sangat-sangat banyak hingga mengubur kota yang saat itu dinamakan Pompei (peristiwa ini dimanakan pyroclastic flow).

40. Krakatoa / Krakatau ( 26 - 27 Agustus 1883 ) [ meninggal 36.000 ]
Ketika Krakatau meledak di ledakan ke-4 pada August 1883, Gunung api itu melepaskan 3 kubik mil magma dan itu sama dengan kekuatan energi 1 bom atom. Letusannya terdengar hingga ribuan mil jauhnya. Ledakan Krakatau menggemparkan seluruh negara-negara lautan pasifik, ledakan tersebut menyebabkan seluruh Pulau Krakatau tenggelam hingga dasar laut dan menenggelamkan lebih dari 100 pulau disekitarnya. Akibat dari letusan Krakatau, 36.000 korban meninggal, kebanyakan disebabkan oleh Tsunami. Abu dari ledakan Krakatau bahkan sampai ke New York melalui udara dan lautan, sehingga menyebabkan penurunan suhu di seluruh dunia selama setahun. Letusan Gunung Krakatau di Selat Sunda, memicu tsunami yang menenggelamkan pesisir Sumatera, Jawa bagian utara, dan Kepulauan Seribu. Kekuatan gelombang bisa menyeret karang seberat 600 ton ke pantai. 36 ribu orang meninggal sia-sia.


Gunung Krakatau

 

41. Hurricane Katrina and the 2005 Atlantic Hurricane Season
5 Jenis Badai Katrina yang langsung menghajar Gulf Coast pada August 2005 merupakan hal yang tidak asing lagi. Lebih dari 1,800 orang meninggal karena badai Katrina yang menghajar bangunan-bangunan disana yang dibangun tanpa bisa menahan badai tersebut. 80% daerah New Orleans tergenang oleh air dan daun-daun dari ranting pohon yang berterbangan sangat jauh. Merupakan sebuah peringatan dari alam agar selalu waspada akan bencana alam yang kita tidak akan pernah tahu kapan datangnya.

42. Gempa di Mentawai - Indonesia pada 25 Oktober 2010 [ meninggal 400 orang ]
Gempa berkekuatan 7,2SR yang mengguncang Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, Senin 25 Oktober 2010, menimbulkan serangan gelombang maut, tsunami. Seluruh pemukiman yang berada di pantai barat gugusan kepulauan itu diterjang tsunami sehingga menewaskan lebih dari 400 orang.
Indonesia tidak lagi asing dengan bencana itu. Pada Desember 2004, tsunami besar terjadi di Aceh. Lalu tiga bulan berikutnya terjadi di Nias. Setahun lagi, tepatnya 17 Juli 2006, tsunami juga terjadi di Pangandaran, Jawa Barat.

43. Gempa pada 1 November 1755 di Portugal [ meninggal 60.000 ]
Setelah gempa yang menghancurkan Lisbon, Portugal, dan mengguncang sebagian besar Eropa. Orang-orang banyak yang berlindung di perahu. Namun, tsunami justru terjadi. Tak pelak bencana ini menewaskan lebih dari 60 ribu orang.

44. Gempa dan Tsunami di Jepang pada 15 Juni 1896 [ meninggal 27.000 ]
Gelombang setinggi 30 meter muncul sesaat setelah terjadi gempa di Jepang. Seluruh pantai timur disapu tsunami itu. 27 ribu orang meninggal.

45. Gempa Alaska pada 1 April 1946
Gempa besar di Alaska menimbulkan gelombang besar di Hawaii. Bencana yang sering disebut sebagai misteri "April Fools Tsunami" itu menewaskan 159 orang.

46. Gempa Alaska pada 9 Juli 1958
Gempa berkekuatan 8,3 SR di Alaska menyebabkan gelombang besar hingga 576 meter di Teluk Lituya, Alaska. Ini merupakan tsunami terbesar yang tercatat di zaman modern.
Untung saja, tsunami terjadi di tempat terisolir, sehingga tidak menimbulkan banyak korban. Tsunami ini hanya menyebabkan dua nelayan meninggal dunia, karena kapalnya karam diterjang ombak.

47. Gempa bumi di Chili pada 22 Mei 1960
Gempa bumi terbesar yang pernah tercatat sebesar 8,6 SR di Chile. Gempa ini menciptakan tsunami yang menghantam Pantai Chile dalam waktu 15 menit. Gelombang tinggi terjadi hingga 25 meter. Tsunami ini menewaskan 1.500 orang di Chile dan Hawaii.

48. Gempa Alaska "Good Friday" pada 27 Maret 1964
Gempa Alaska "Good Friday" berkekuatan 8,4 SR, menimbulkan gelombang 67 meter di kawasan Valdez Inlet, Alaska. Gelombang dengan kecepatan 640 kilometer per jam ini menewaskan lebih dari 120 orang. Sepuluh orang di antaranya dari Crescent City, California, yang juga mendapat kiriman ombak setinggi 6,3 meter.

49. Tsunami di Filipina pada 23 Agustus 1976
Tsunami di Filipina barat daya menewaskan 8 ribu orang. Gelombang besar ini juga dipicu gempa bumi di sekitar pantai.

50. Gempa di Papua Nugini pada 17 Juli 1998
Gempa dengan kekuatan 7,1 SR menghasilkan tsunami di Papua Nugini. Gelombang besar dengan cepat membunuh 2.200 orang.

51. Gempa di Lepas Pantai Nias & Tsunami - Indonesia pada 28 Maret 2005
Gempa di lepas pantai Nias yang berkekuatan 8,7 SR itu memicu tsunami besar yang menewaskan 1.300 orang di Pulau Nias, Sumatera Barat.

hal hal tersebut diatas adalah musibah yang diakibatkan oleh alam. Dibawah ini kami juga menampilkan musibah busibah akibat kecelakaan .

1. Kecelakaan KAPAL MV Doña Paz TERJUNGKIR SETELAH TABRAKAN DENGAN KAPAL VECTOR
Jumlah korban : 4.375 org
Doña Paz adalah kapal ferry penumpang yg tenggelam setelah bertabrakan dengan kapal tangker “Vector” pada tanggal 20 Desember 1987. Saat itu kapal sedang melakukan perjalanan dari kepulauan Samar – Filipina. Ketika berada di selat Tablas diantara pulau Mindoro dan Tablas kapal bertabrakan dengan kapal tangker “Vector” yg sedang membawa 8.800 barel minyak. Muatan dari kapal tangker itu langsung terbakar dan menyambar Doña Paz. Saking ganasnya api Doña Paz tenggelam hanya beberapa menit kemudian.
Meskipun pernyataan resmi dari pihak berwenang jumlah penumpang adalah 1.568 org (meski kapasitas maksimum kapal hanya 1.518 org) tapi dari berbagai kesaksian korban selamat saat itu kapal benar-benar kelebihan muatan dan akhirnya diketahui jumlah korban tewas adalah 4.375 org. 21 org korban selamat karena bisa berenang menjauhi kapal dan tidak ada waktu untuk menurunkan sekoci penyelamat. Penyelidikan lebih lanjut mengungkapkan bahwa kru kapal tidak bisa memenuhi standar keamanan dan ijin pengoperasian kapal ternyata sudah habis. Musibah Doña Paz sampai saat ini menjadi kejadian kecelakaan laut terburuk dalam sejarah.


2. LEDAKAN KAPAL Halifax Explosion
KOTA YANG HANCUR LEBUR AKIBAT LEDAKAN KAPAL Halifax Explosion, JARAK KOTA DENGAN LEDAKAN SEKITAR 50 METER Jumlah korban : 1.950 org
Ledakan Halifax terjadi pada hari Kamis, 6 Desember 1917 saat kota Halifax, Nova Scotia-Kanada hancur lebur akibat ledakan dahsyat dari sebuah kapal kargo Prancis “Mont-Blanc” yang membawa muatan penuh berisi mesiu dan bahan peledak untuk militer. Kapal ini tertabrak kapal Norwegia “The Narrows” di salah satu bagian pelabuhan Halifax.
Ledakan membunuh hampir 2000 org diakibatkan serpihan, api dan runtuhnya bangunan-bangunan di dalam radius 2 km dari lokasi kejadian. Diperkirakan sekitar 9.000 org terluka akibat peristiwa ini. Sampai sekarang ledakan tersebut masih memegang rekor sebagai ledakan konvensional terbesar yg dihasilkan oleh manusia. Saking hebatnya efek ledakan tersebut sampai menimbulkan tsunami yg kemudian menyapu pepohonan, membengkokkan rel kereta api, menghanyutkan rumah, mobil dan membawa serpihan-serpihan Mont-Blanc berkilo-kilometer jauhnya.

3. Tenggelamnya kapal MV Joola - Senegal dengan Jumlah korban : 1.863 org
MV Le Joola adalah kapal ferry penumpang milik pemerintah Senegal yg tenggelam di dekat pantai wilayah Gambia pada tanggal 26 September 2002. Sebenarnya kapal ini berkapasitas 580 org tapi pada saat itu diperkirakan hampir 2000 orang yg berada diatas kapal.
Panggilan radio terakhir dari kru kapal pada pukul 10:00 malam mengabarkan bahwa kondisi pelayaran berlangsung dengan baik. Seperti dalam film Titanic, para penumpang sedang asyik berpesta dan berdansa ditengah alunan grup band kapal. Sekitar pukul 11:00 malam kapal mulai memasuki wilayah badai di laut Gambia dan ditengah ombak besar dan angin kencang kapal tenggelam dengan cepat melemparkan para penumpang dan muatannya ke tengah lautan.
Laporan saksi mata menyebutkan bahwa kejadian ini hanya berlangsung selama 5 menit dan hanya satu sekoci penyelamat yg berhasil diturunkan dengan cuma 25 org penumpang selamat didalamnya.


4. Meledaknya Kapal Uap Sultana
Jumlah korban : 1.800 org
Kapal uap Sultana adalah kapal penumpang yg melayari sungai Mississippi, hancur dalam sebuah ledakan pada tanggal 27 April 1865. Peristiwa ini tercatat sebagai tragedi terburuk dalam dunia maritim di Amerika Serikat. Diperkirakan 1.800 dari 2.400 penumpang kapal terbunuh saat salah satu dari empat boiler (tungku pemanas) meledak, Sultana tenggelam tidak jauh dari Memphis – Tennessee. Sebagian besar penumpang adalah bekas tahanan dari pasukan Konfederasi yang dikirim kembali ke rumah mereka. Ledakan akibat kebocoran dan kurangnya perawatan dari tungku pemanas menyebabkan hancurnya separuh badan kapal dan batu bara panas yg beterbangan membakar habis sisa badan kapal.

5. RMS Titanic
Jumlah korban : 1.517 org
RMS Titanic adalah sebuah kapal penumpang kelas berat yg dimiliki perusahaan pelayaran White Star Line. Pada tanggal 14 April 1912 dalam pelayaran perdananya , Titanic menabrak sebuah iceberg (gunung es) dan tenggelam 2 jam 40 menit kemudian. Pada saat pertama kali diluncurkan Titanic menjadi kapal uap penumpang terbesar di dunia. Titanic dibangun dengan teknologi paling baru pada masa itu dan diiklankan sebagai kapal yg “tidak akan bisa tenggelam” dalam brosur-brosur promosinya. Tragedi Titanic sangat mengguncang dunia karena disamping kapal yg “canggih” kru kapal jg terdiri dari orang-orang yg sangat berpengalaman, namun korban yg tewas masih sangat besar. Tragedi ini kemudian merubah hukum-hukum maritim di dunia dan penemuan bangkai kapal pada tahun 1985 semakin membuat musibah Titanic menjadi legenda sampai saat ini.

6. RMS Empress of Ireland
Jumlah korban : 1.012 org
RMS Empress of Ireland adalah kapal penumpang lintas samudra yg dibuat pada tahun 1905-1906. Pada tanggal 28 Mei 1914 kapal ini berangkat dari Quebec-Kanada menuju Liverpool-Inggris mengangkut 1.477 penumpang dan awak kapal. Henry George Kendall adalah kapten kapal yg baru dipromosikan pada awal bulan dan saat itu pertama kali dia memimpin kapal melalui terusan dekat Pointe-au-Père – Quebec ditengah hadangan kabut tebal. Pada pukul 02:00 sebuah kapal Norwegia “Storstad” menabrak samping kapal. Storstad sendiri tidak tenggelam namun Empress of Ireland dengan kerusakan sangat parah pada bagian kanan lambung langsung dipenuhi air, terbalik dan tenggelam hanya dalam waktu 14 menit beserta 1.012 penumpang dan awaknya.

7. MS Estonia
Jumlah korban : 852 org
MS Estonia sebelumnya bernama MS Viking Sally (–1990), MS Silja Star (–1991), dan MS Wasa King (–1993) adalah kapal ferry buatan Jerman tahun 1979. Musibah MS Estonia terjadi pada tanggal 28 September 1994 saat berlayar menyeberangi Laut Baltik dalam perjalanannya dari Tallinn-Estonia menuju Stockholm-Swedia. Saat itu kapal membawa 989 penumpang dan awak kapal.
Pada pukul 01:00 tanda-tanda akan terjadinya musibah berawal dari bunyi-bunyi aneh akibat benturan logam dengan logam namun dari pemeriksaan pada “bow visor” (bagian ujung kapal yg bisa dibuka-tutup untuk masuknya barang atau kendaran ke dalam kapal) tidak terlihat adanya kerusakan. Pada pukul 01:15 bow visor diketahui terlepas dari ujung kapal sehingga membuat badan MS Estonia miring ke kanan. Pukul 01:20 terdengar sebuah suara lemah dari seorang wanita “Häire, häire, laeval on häire” bahasa Estonia dari “Alarm, alarm, alarm berbunyi di dalam kapal” melalui saluran pengeras suara. Beberapa saat kemudian baru terdengar tanda bahaya berbunyi dan prosedur menurunkan sekoci penyelamat mulai dilakukan. Sayangnya saat itu kapal sudah miring sekitar 30° – 40° ke kanan mengakibatkan hampir tidak mungkin bisa berjalan dengan aman di dalam tubuh kapal.
Pintu dan aula berubah menjadi jebakan maut. Mereka yg berhasil selamat adalah orang-orang yg saat itu sudah berada diatas geladak kapal. Pesan “Mayday” dikirimkan awak kapal pada pukul 01:22, tapi pesan tersebut ternyata tidak sesuai dengan standard internasional. Karena kehabisan tenaga posisi kapal menjadi sulit diketahui dan memperlambat upaya penyelamatan. Dari total 989 penumpang dan awak kapal hanya 137 org yg bisa diselamatkan

8. SS Eastland
Jumlah korban : 845 org
S.S. Eastland adalah kapal penumpang dari Chicago yg digunakan untuk tur wisata. Pada tanggal 24 Juli 1915 kapal ini bersama dengan dua kapal uap lainnya “The Theodore Roosevelt” dan “The Petoskey”, disewa untuk mengangkut para pegawai Chicago’s Western Electric Company berlibur ke Michigan City – Indiana. Bagi para pegawai ini adalah momen yg sangat mereka nantikan karena kebanyakan dari para pekerja ini tidak akan mampu untuk berlibur dengan biaya sendiri (pd masa itu Amerika sedang dilanda resesi ekonomi). S.S. Eastland rupaya mengangkut terlalu banyak sekoci penyelamat di bagian atas kapal yg membuat kapal ini menjadi tidak stabil.
Pagi itu pukul 6:30 para penumpang mulai menaiki kapal dan pada pukul 7:10 kapal sudah terisi dengan 2752 penumpang (kapasitas maksimumnya). Saat para karyawan itu mulai turun ke bawah geladak pada pukul 7:28 kapal tiba-tiba miring ke kiri lalu terguling pada sisinya dan tenggelam sedalam 20 kaki dibawah permukaan air. Meskipun tidak terlalu dalam dan segera dilakukan operasi penyelamatan oleh kapal “Kenosha” yg bergegas merapat di lambung S.S. Eastland namun kejadian yg tiba-tiba dan banyak orang yg tertimpa furniture berat seperti piano, rak buku dan meja membuat ratusan orang terperangkap dibawah air. 841 penumpang dan 4 orang kru kapal tewas dalam musibah ini. Sebagian besar korban adalah wanita dan anak-anak.

9. HMS Birkenhead
Jumlah korban : 460 org
HMS Birkenhead adalah salah satu kapal dengan lambung besi pertama yg dibuat untuk angkatan laut kerajaan Ingris (Royal Navy). Pertama kali dirancang sebagai kapal frigate tetapi sebelum diresmikan diubah menjadi kapal pengangkut pasukan.
Pada tgl 26 Februari 1852 ketika mengangkut pasukan ke Afrika kapal ini karam di Gansbaai dekat Cape Town, South Africa. Tidak tersedia sekoci penyelamat yg cukup untuk seluruh penumpang namun demikian para prajurit ini dengan gagah berani tetap mempersilahkan penumpang wanita dan anak-anak untuk naik ke sekoci yg ada. Akhirnya cuma ada 193 org dari 643 org yg selamat dari musibah ini. Kisah heroik para prajurit ini menjadi dasar protokol “women and children first” saat prosedur penyelamatan musibah laut.

10. KMP Tampomas II
Jumlah korban : 431 org
Kecelakaan pelayaran nasional yang paling tragis di Indonesia adalah tenggelamnya kapal motor penumpang KMP Tampomas II di sekitar kepulauan Masalembo – Laut Jawa. KM Tampomas II terbakar di laut dan karam pada tanggal 27 Januari 1981.
Tampomas II berlayar dari Jakarta menuju Sulawesi dengan membawa puluhan kendaraan roda empat, sepeda motor dan 1054 penumpang terdaftar serta 82 kru kapal. Perkiraan mengatakan total penumpang di kapal tersebut adalah 1442 orang (perkiraan tambahan penumpang gelap). Dalam kondisi badai laut di malam hari tanggal 25 Januari beberapa bagian mesin mengalami kebocoran bahan bakar, diduga percikan api timbul dari puntung rokok yang melalui kipas ventilasi yang menjadi penyebab kebakaran.
Para kru melihat dan gagal memadamkannya dengan tabung pemadam kebakaran portable. Api menjalar ke dek lain yang berisi muatan yang mudah terbakar, asap menjalar melalui jalur ventilasi dan tidak berhasil ditutup. Api semakin menjalar ke kompartemen mesin karena pintu dek terbuka. Selama dua jam tenaga utama mati, generator darurat pun gagal dan usaha memadamkan api seterusnya sudah tidak mungkin.
Di tanggal 26 Januari Laut Jawa mengalami hujan deras, api menjalar ke ruang mesin di mana terdapat ruang bahan bakar yang tidak terisolasi. Pagi hari 27 Januari terjadi ledakan dan membuat air laut masuk ke ruang mesin (ruang propeler dan ruang generator terisi air laut), yang membuat kapal menjadi miring 45° dan tenggelam 30 jam sejak percikan api pertama menjalar.
Sampai tanggal 29 Januari tim SAR gagal melakukan pencarian karena besarnya badai laut, dan 5 hari kemudian 80 orang yang selamat dalam sekoci ditemukan 150Km dari lokasi kejadian karamnya Tampomas. Estimasi tim menyebutkan 431 tewas (143 ditemukan mayatnya dan 288 hilang/karam bersama kapal) dan 753 berhasil diselamatkan.
Tampomas II merupakan kapal pembelian dari Jepang. Isu yang beredar adalah kapal motor yang sudah berumur lebih dari 25 tahun yang dibeli dari Jepang yang dimodifikasi tahun 1971. Hasil investigasi kapal tersebut adalah kapal bekas yang dipoles dan dijual dengan harga dua kali lipatnya.

 

BANTAHAN ATAS PERNYATAAN MUSIBAH BESAR SETIAP TANGGAL 26

Analisa bencana tanggal 26 merupakan suatu topik misteri di mana tanggal 26 memiliki arti penting, karena beberapa bencana (terutama gempa bumi) terjadi pada tanggal tersebut. Hal ini menyebabkan tanggal 26 sering disebut-sebut sebagai tanggal musibah atau hal-hal yang berbau bencana. Namun semua itu sebenarnya hanyalah sekadar ramalan atau kepercayaan orang biasa saja. Sebenarnya Tuhan menciptakan hari sama sama sempurna menurut Tuhan, hanya dari 6 hari penciptaan hanya hari ke-7 Tuhan berhenti menciptakan dan memberkati seluruh ciptaannya. Hari Ke-7 yang dimaksud dalam Alkitab adalah hari Sabat yaitu hari sabtu. Hari Sabat adalah hari sabtu bukan hari minggu, justru hari pertama Tuhan menciptakan ciptaannya adalah hari minggu.

Analisa bencana yang di inventarisasi oleh pencetus pernyataan tersebut dengan memberikan beberapa bukti daftar bencana yang terjadi setiap tanggal 26 sebagai berikut :

  1. 26 Januari 1531, gempa bumi di Lisbon, Portugal. 30.000 orang tewas
  2. 26 Januari 1700, gempa di Laut Pasifik, dari Pulau Vancouver, British Columbia, barat daya Kanada hingga Kalifornia Utara, barat laut Pasifik, AS. Dikenal sebagai megathrust earthquake.
  3. 26 Juli 1805, gempa bumi di Naples, Calabria, Italia. 26.000 orang tewas
  4. 26 Agustus 1883, Gunung Krakatau meletus. 36.000 orang diperkirakan tewas
  5. 26 Desember 1861, gempa bumi di Egion, Yunani
  6. 26 Maret 1872, gempa bumi di Owens Valley, AS
  7. 26 Agustus 1896, gempa bumi di Skeid Land, Islandia
  8. 26 November 1902, gempa bumi di Bohemia, sekarang Republik Ceko
  9. 26 November 1930, gempa bumi di Izu
  10. 26 September 1932, gempa bumi di Ierissos, Yunani
  11. 26 Desember 1932, gempa bumi di Kansu, Cina. 70.000 orang tewas
  12. 26 Oktober 1935, gempa bumi di Colombia
  13. 26 Desember 1939, gempa bumi di Erzincan, Turki. 41.000 orang tewas
  14. 26 November 1943, gempa di Tosya Ladik, Turki
  15. 26 Desember 1949, gempa bumi di Imaichi, Jepang
  16. 26 Mei 1957, gempa di Bolu Abant, Turki
  17. 26 Maret 1963, gempa bumi di Wakasa Bay, Jepang
  18. 26 Juli 1963, gempa bumi di Skopje, Yugoslavia. 1.000 orang tewas
  19. 26 Mei 1964, gempa bumi di S. Sandwich Island
  20. 26 Juli 1967, gempa bumi di Pulumur, Turki
  21. 26 Sep 1970, gempa bumi di Bahia Solano, Colombia
  22. 26 Juli 1971, gempa bumi di Solomon Island
  23. 26 April 1972, gempa bumi di Ezine, Turki
  24. 26 Mei 1975, gempa bumi di Atlantik Utara
  25. 26 Maret 1977, gempa bumi di Palu, Turki
  26. 26 Desember 1979, gempa bumi di Carlisle, Inggris
  27. 26 April 1981, gempa bumi di Westmorland, AS
  28. 26 Mei 1983, gempa bumi di Nihonkai, Chubu, Jepang
  29. 26 Januari 1985, gempa bumi di Mendoza, Argentina
  30. 26 Januari 1986, gempa bumi di Tres Pinos, AS
  31. 26 April 1992, gempa bumi di Cape Mendocino, California, AS
  32. 26 Oktober 1997, gempa bumi di Italia
  33. 26 Desember 2004, Tsunami Aceh
  34. 26 Februari 2010, gempa bumi di Kepulauan Ryukyu, Jepang
  35. 26 Juni 2010, gempa bumi di Tasikmalaya
  36. 26 Oktober 2010, gunung Merapi meletus.

Daftar tersebut diatas tidak sepenuhnya benar. berdasarkan data menyatakan bawa dari 1.316 gempa yang terjadi di seluruh dunia. Namun yang terjadi pada tanggal 26 hanya terjadi sebanyak 50 kali atau hanya 3,8% dari keseluruhan daftar tersebut. Tanggal terbanyak terjadinya gempa adalah tanggal 14 (57 kali/4,33%). Lalu yang kedua adalah tanggal 25 (55 kali/4,18%) dan disusul dengan tanggal 22 (54 kali/4,10%). Tanggal yang paling sedikit terjadi gempa adalah tanggal 31, yaitu hanya terjadi sebanyak 26 kali atau 1,98%. Ini wajar karena tanggal 31 hanya muncul 7 kali dalam 1 tahun. Tanggal 26 menempati urutan ke 4 bersama-sama dengan tanggal 21 dan tanggal 13.

Bukti bukti lain bahwa tidak benar bahwa bencana besar terjadi setiap tanggal 26. Keterkaitan dengan beberapa bencana

  1. Gempa Tasikmalaya tahun 2010 memang terjadi pada tanggal 26 Juni. Namun masalahnya gempa ini tidak bisa disebut bencana alam karena gempa yang terjadi berkekuatan kecil dan tidak menimbulkan kerusakan apapun. Karena itu, memasukkan gempa Tasikmalaya Juni 2010 sebagai daftar bencana alam tidak pas sama sekali.
  2. Lalu, bencana meletusnya gunung Merapi pada Oktober 2010 kaitannya dengan tanggal 26 pun diperdebatkan. Pasalnya gunung Merapi sesungguhnya telah meletus dan mengeluarkan lava pada tanggal 25 Oktober, bukan 26 Oktober. Pada tanggal tersebut, Merapi telah memuntahkan lava sebanyak 3 kali, yaitu pada pukul 14:04, 14:24 dan 15:15. Ini dikarenakan letusan tanggal 26 Oktober adalah letusan yang paling diingat karena memakan korban jiwa akibat adanya wedhus gembel atau awan panas.

INDONESIA MEMILIKI URUTAN NO 2 YANG TERMASUK NEGARA RENTAN BENCANA
VIVAnews - Indonesia merupakan negara dengan tingkat kerentanan bencana terbesar kedua di dunia setelah Bangladesh. Sebuah firma konsultan risiko global dari Inggris, Maplecroft, merilis Indeks Risiko Bencana Alam (NDRI), dan meletakkan Indonesia pada tingkat ekstrem.

Indeks ini diukur dengan menganalisis dampak bencana terhadap manusia, jumlah kematian perbencana dan persejuta populasi, dan frekuensi bencana selama 30 tahun terakhir. Metodologi telah ditentukan berdasarkan kejadian seperti gempa bumi, letusan gunung, tsunami, badai, banjir, kekeringan, longsor, cuaca ekstrim, dan epidemi.

Terdapat 15 dari 229 negara yang masuk dalam kategori ekstrim bersama Indonesia. Berikut 12 negara yang masuk daftar ekstrim, yang dirilis pada Rabu 26 Mei 2010 lalu.

1. Bangladesh
2. Indonesia
3. Iran
4. Pakistan
5. Ethiopia
6. Sudan
7. Mozambik
8. Haiti
9. Filipina
10. Kolombia
11. India
12. China

“Kemiskinan adalah faktor penting di negara yang baik frekuensi atau dampak bencana alamnya luar biasa,” kata analis Lingkungan Maplecroft, Dr. Anna Moss. “Infrastruktur yang minim, kepadatan di kawasan berisiko tinggi seperti kawasan banjir, pinggir sungai, dan tanah reklamasi menghasilkan angka korban yang besar.”

Selama 30 tahun terakhir, Bangladesh mengalami 191.637 kematian akibat bencana alam. Indonesia kehilangan 191.105 nyawa dalam periode yang sama, namun 165.708 dari korban ini disebabkan tsunami Desember 2004. Sementara gempa bumi adalah faktor kelemahan utama Iran, di mana 74 ribu orang telah tewas akibat gempa.

India adalah korban dari sejumlah bencana, dengan jumlah korban 141.961 orang sejak 1980. China memiliki korban lebih sedikit, namun memiliki konsentrasi jumlah korban terbesar pada gempa Sichuan yang menelan 87.476 jiwa.

Karena itu, Maplecroft mengingatkan investor tentang risiko itu. “Risiko bisnis termasuk kerusakan aset, terputusnya operasi mulai dari kelumpuhan infrastruktur seperti transportasi dan listrik, dan dampak pada pekerja lokal,” kata Moss.

Pesan itu penting karena beberapa negara yang masuk kategori risiko ekstrem ini justru negara-negara yang menonjol dari segi pertumbuhan ekonomi.

Menurut IMF, pada 2009 Bangladesh tumbuh 5,49 persen, Indonesia 4,54 persen, Iran 1,82 persen, China 8,73 persen, dan India 5,66 persen. Negara-negara tersebut juga penting karena merupakan bagian dari rantai pasokan bahan banyak perusahaan.

NDRI adalah indeks utama dari Maplecroft’s Natural Disasters Series, yang juga memasukkan Indeks Bencana Geografis, Indeks Bencana Hidrometeorologis dan Indeks Kerugian Ekonomis Bencana Alam. Sumber data NDRI termasuk EM-DAT: The International Disaster Database, Centre for Research on the Epidemiology of Disasters, USAID’s Office of Foreign Disaster Assistance, Bank Dunia dan IMF.

 

 

Salam,

Dwi Hartoyo, SP

REFERENSI
1. http://pondok-cerita.blogspot.com/2009/01/bencana-alam-terdaysat.html
2. http://besteasyseo.blogspot.com/2011/01/daftar-bencana-alam-terdahsyat-di-dunia.html
3. http://jodysmoove.blogspot.com/2009/10/top-10-bencana-alam-terbesar-di-dunia.html
4. http://gambar.mitrasites.com/bencana-alam-di-dunia.html
5. http://allabout10.wordpress.com/2010/01/26/10-bencana-alam-terdahsyat-di-dunia/
6. http://id.wikipedia.org/wiki/Legenda_urban_bencana_tanggal_26
7. http://ariyatiners.orgfree.com/index.php?option=com_content&view=article&id=60&Itemid=43
8. http://www.indowebster.web.id/showthread.php?t=48453
9. http://infoindonesia.web.id/10-kecelakaan-kapal-terburuk-di-dunia
10. http://www.alqoimkaltim.com/?p=235
11. http://id.wikipedia.org/wiki/Gunung_Toba
12. http://facelose.wordpress.com/2011/12/17/letusan-gunung-toba-terdahsyat-di-dunia-4/